5 jenis tabung apar

Tabung apar pemadam
5 jenis tabung apar - alat pemadam api ringan atau biasa di singkat apar memiliki bentuk dan jenis tabung, serta ukuran berat yang berbeda,

apar biasa sering kita jumpai di perkantoran, gedung-gedung bertingkat, tempat keramaian bahkan bisa juga dibawa kemana saja.

pastinya apar yang sering kita jumpai memiliki warna yang sama yaitu warna merah, tetapi kalau kita pahami dengan benar apar memiliki isi busa tabung yang berbeda untuk kelas kebakaran.

apar merupakan alat pemadaman kebakaran yang dapat di jinjing dan dibawa langsung ke sumber api yang dituju,

apar dapat di operasikan hanya dengan satu orang dan bisa berdiri sendiri, apar memiliki berat yang berbeda-beda biasanya apar memiliki berat berukuran 0,5 kg sampai dengan 16 kg.

apar juga ada yang menggunakan roda, bisanya apar ini di sebut dengan alat pemadam api beroda (APAB). dalam penggunaannya APAB berbeda dengan apar,

sebagai contoh tidak bisa di opersikan oleh satu orang harus  minimal dua orang, tidak bisa berdiri sendiri, juga APAB memiliki berat lebih dari 16 kg per tabungnya.

agar apar dapat di fungsikan sesuai dengan kelas kebakaran sebelum menggunakan apar, kita harus mengetahui terlebih dahulu jenis tabung apar yang ingin kita fungsikan.

berikut ini lima jenis apar yang harus kita ketahui agar saat kita memadamkan kebakaran dapat dengan segera terpadamkan.

Baca Juga : jenis kelas kebakaran dan metode pemadaman
 

Jenis tabung apar

1. apar jenis foam (busa)

apar jenis foam (busa) ini berupa gelembung cairan berbentuk kecil berisi gas atau udara, yang bisa mengapung di atas permukaan zat cair dan mengalir di permukaan zat padat.

apar foam sangat efektif di gunakan untuk kebakaran jenis B. apar foam ini memiliki kelebihan seperti bahan yang terbakar akan padam dan tidak akan menyala lagi bila terkena foam ini, kekurangannya ialah apar foam ini tidak bisa digunakan untuk kebakaran kelas C.

2. apar jenis powder

menurut kelas kebakaran di padamkan apar jenis powder di bagi menjadi tiga macam yaitu
  1. tepung kimia reguler adalah tepung kimia yang efektif untuk memadamkan kebakaran kelas B dan C.
  2. tepung kimia multi porpose adalah tepung kimia yang efektif untuk memadamkan kebakaran kelas A,B dan C.
  3. tepung kimia special dry powder (SDP) merupakan tepung kimia yang efektif untuk memadamkan kebakaran khusus kelas D.

3. dry chemical powder (DCP)

dry chemical powder (DCP) memiliki prinsip kerja nyala api yang di selimuti serbuk kimia sehingga menghalangi hubungan O2 dengan benda yang terbakar juga sekaligus menghambat reaksi kimia, DCP memiliki kelebihan seperti efektif di operasikan berada di dalam maupun di luar ruangan, tidak menghantar harus listrik,

dan efektif digunakan untuk kebakaran kelas A,B, dan C. kekurangannya DCP meninggalkan kotoran dari isi tabungnya, elektronik mudah berkarat jika terkena apar DCP ini.

4. apar jenis CO2

apar co2 prinsip kerjanya adalah menurunkan kadar okesigen dan melakukan pendinginan. apar ini cocok di pakai untuk kebakaran kelas B dan C kelebihan dari apar co2 ini,

yaitu mudah menyebar ke seluruh ruangan, tidak mengahantarkan arus listrik, tidak meninggalkan kotoran dari isi tabung. kekurangannya ialah berat dan sulit bergerak, tidak efektif di tempat yang terbuka.

5. apar jenis halon

apar jenis halon ini memiliki kelebihan tidak meninggalkan residu, di peruntukan untuk kebakaran kelas B dan C, tidak menghantarkan listrik. kekurangan dari apar jenis halon ini ialah tidak ramah terhadap lingkungan, menimbulkan zat kimia yang berlebih.

Prosedur pengoperasian apar


Tabung apar pemadam
setelah kita mengetahui jenis tabung apar dan kegunaan tabung apar sesuai kelas kebakaran, pastinya kita harus mengoperasikan tabung apar sesuai dengan prosedur yang berlaku.

saat kebakaran terjadi tentunya hal yang harus dilakukan adalah jangan panik dan tetap tenang, berikut adalah langkah-langkah dalam pengoperasian apar :
  • segera ambil apar dengan membawanya di belakang arah angin (ingat jangan berhadapan dengan api) saat memadamkan api.
  • jarak api dengan apar di sesuaikan dengan selang apar (jarak aman setengah meter jika api kecil).
  • setelah itu cabut pen dengan pegang leher botol.
  • pegang selang tepat pada ujung selang
  • lalu tes apar apakah berfungsi atau tidak dengan jarak aman setengah meter
  • tekan hend le terus dan jangan di kredit
  • sapukan selang tabung (nozzle) dari kiri ke kanan dan sebaliknya, arahkan ke api yang terkecil hingga terbesar.

demikianlah artikel tentang 5 jenis tabung apar serta cara pengoperasian tabung apar, semoga artikel ini bermanfaat bagi anda yang sudah membacanya, saya ucapkan terimakasih.

Belum ada Komentar untuk "5 jenis tabung apar"

Posting Komentar

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel