siaga peringatan tsunami dan penanggulangan tsunami

peringatan tsunami, penanggulangan tsunami, tsunami
siaga peringatan tsunami dan penanggulangan tsunami - tsunami adalah naiknya permukaan air secara tiba-tiba ke daratan dan gelombang air besar ini diakibatkan oleh gangguan di dasar laut, Gangguan ini membentuk gelombang yang menyebar ke segala arah dengan kecepatan gelombang mencapai 600–900 km/jam.

ketinggian glombang tsunami bisa mencapai kurang lebih 15 hingga 30 meter, sehingga ketika tsunami mencapai daratan menyebabkan rusaknya bangunan serta apa saja yang berada di dekat pantai dan banyak korban jiwa akibat tsunami.

penyebab terjadinya tsunami ialah gangguan pada dasar laut sehingga menyebabkan berpindahnya sebagian air, gempa bumi yang mengakibatkan 80 persen terjadinya tsunami, tanah longsor dan runtuhnya bebatuan terutama yang berada dekat dengan pantai.

siaga peringatan dini bertujuan agar warga yang berada dekat dengan pantai mampu mendeteksi datangnya tsunami, peringatan dini biasanya di tandai dengan terjadinya gempa bumi. saat gempa bumi terjadi warga yang berada dekat dengan pantai harus mengevakuasikan diri.

bisanya peringatan dini ditandai dengan level waspada, siaga dan awas. status peringatan tsunami ini bertujuan agar warga penduduk yang berada dekat dengan pantai harus mempersiapkan dirinya sesuai dengan status yang di berikan BMKG.

Level peringatan tsunami

  1. level waspada

    level waspada adalah ketinggian gelombang mencapai kurang dari 50 cm, pada level ini masyarakat diminta untuk menjahui  pantai, untuk simbol warna level waspada berwarna kuning dan bisanya pada level ini sirine petanda tsunami tidak di bunyikan.
  2. level siaga

    level siaga adalah ketinggian gelombang mencapai kurang dari 3 meter, pada level ini masyarakat diminta untuk meninggalkan pantai, warna untuk level siaga berwarna oranye, pada level ini sirine di bunyikan pertanda masyarakat harus segera evakuasi diri ketempat yang lebih aman.
  3. level awas

    level awas adalah ketinggian gelombang mencapai lebih dari 3 meter, pada level ini masyarakat di minta untuk melakukan evakuasi secara menyeluruh, warna pada level awas berwarna merah, pada level ini sirine di bunyikan pertanda masyarakat harus evakuasi diri secara menyeluruh.

Penanggulangan tsunami

  1. pemetaan lokasi rawan

    pemetaan lokasi rawan tsunami bertujuan agar wilayah yang rawan terjadi tsunami segera di bangunkan tembok penahan air atau melakukan penanaman pohon mangrove dan terumbu karang secara besar-besaran.
  2. membangun sistem peringatan dini

    membangun sistem peringatan dini bertujuan untuk memberikan informasi kepada masyarakat yang berada di pantai untuk segera melakukan evakuasi dini, dengan membangun sistem peringatan dini masyarakat yang berada dekat pantai bisa mempersiapkan diri untuk segera mencari daerah aman.
  3. edukasi tsunami

    edukasi tsunami bertujuan memberikan pemahaman kepada masyarakat luas mengenai bahaya bencana tsunami dan memberikan pemahaman kepada masyarakat tentang tanda-tanda terjadinya tsunami.
  4. membuat satgas tsunami

    satgas tsunami di bentuk di setiap pantai-pantai rawan tsunami dan satgas ini harus orang-orang yang mampu melakukan penanggulanagan bencana agar benar-benar fokus melakukan pengawasan dan penanggulangan bencana tsunami di daerah tersebut.
  5. pemahaman tsunami

    pemahaman tsunami di maksudkan agar masyarakat lebih mengetahui tentang bahaya, tanda-tanda serta cara penanggulanagan tsunami supaya masyarakat tidak panik ketika tsunami terjadi. dan membuat lokasi evakuasi agar ketika terjadi tsunami masyarakat segera ke lokasi tsunami.
  6. sebelum tsunami

    masyarakat harus memperhatikan peringatan tsunami, membuat jalur dan lokasi evakuasi, membuat langkah-langkah mitigasi dan penanggulangan bencana alam, menghidupkan sarana informasi dan mencari informasi, menyiapkan tas siaga bencana yang telah di isi perlengkapan untuk evakuasi.
  7. saat tsunami

    saat tsunami segera lari ke lokasi evakuasi yang telah di rencanakan, selalu mencari informasi tentang tsunami yang terjadi, membawa tas siaga bencana yang sudah di siapkan dan serta membawa peralatan seperti senter, pelampung dan kotak P3K.
  8. setelah tsunami

    setelah tsunami terjadi tenangkan diri anda, jika sudah tenang segera berikan pertolongan kepada orang sekitar anda yang mengalami luka-luka, lalu segera mencari informasi dan pertolongan, dan yang paling terpenting selalu berdoa agar tetap selamat.

demikianlah artikel mengenai siaga peringatan tsunami dan penaggulangan tsunami semoga artikel ini bermanfaat untuk anda yang sedang mencari informasi tentang bencana tsunami, saya ucapkan terimakasih

Belum ada Komentar untuk "siaga peringatan tsunami dan penanggulangan tsunami"

Posting Komentar

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel